
Pemerintah Mesir mengeluarkan sebuah ancaman kepada semua pihak yang berupaya mengganggu jalannya peringatan ke-40 tahun Perang Oktober melawan Israel, yang jatuh tepat pada hari ini (Minggu, 6/10).
Pengumuman yang dikeluarkan melalui Kementerian Dalam Negeri ini dilakukan setelah Ikhwanul Muslimin menyerukan akan menggelar demonstrasi di jalan-jalan utama Mesir.
"Kami tak segan mengambil tindakan tegas terhadap pendukung Ikhwanul Muslimin yang melanggar hukum," tegas peringatan Kementerian Dalam Negeri Mesir itu dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip
BBC (Minggu, 6/10).
Sebelumnya, empat orang tewas dalam sebuah bentrokan antara pendukung Ikhwanul Muslimin dan aparat keamanan.
Menanggapi hal itu, Ikhwanul Muslimin menyerukan kepada pengikutnya untuk menggelar aksi besar-besaran pada hari ini sebagai bentuk solidaroitas. Selain itu, demo juga bertujuan untuk menentang tindakan militer mencopot Presiden Mohamed Morsi, yang mereka katakan sebagai kudeta militer.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: