Forum Akademisi IT Dorong Semua Elit Bangsa Sikapi Proyek E-KTP yang Gagal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 04 Oktober 2013, 09:08 WIB
Forum Akademisi IT Dorong Semua Elit Bangsa Sikapi Proyek E-KTP yang Gagal
ilustrasi/net
rmol news logo . Pembuatan kartu tanpa penduduk elektronik (e-KTP), yang bertujuan untuk mempermudah proses registrasi dan administrasi dalam berbagai hal seperti yang dijanjikan, ternyata tidak dapat diwujudkan.

"Database kependudukan yang tidak terintegrasi secara nasional dan sistem aplikasi perekaman e-KTP yang tidak jelas menjadi penyebab, sehingga pembuatan e-KTP gagal," kata Ketua Forum Akademisi IT (FAIT), Hotland Sitorus, beberapa saat lalu (Jumat, 4/10).

Karena itu, ungkap Hotland, proyek yang diduga penih kecurangan ini tak bisa diharapkan lagi, meski yang digunakan berstandar ISO.

"Penemuan 65 juta e-KTP bodong oleh KPU, kepemilikan e-KTP ganda, dan dikeluarkannya 1.500 e-KTP yang data sidik jarinya tidak jelas merupakan indikasi kuat kegagalan proyek e-KTP," tegas Hotland.

Hotland pun meminta semua elit bangsa harus merespon kegagalan pembuatan e-KTP ini karena menyangkut nasib bangsa ke depan. Apalagi database e-KTP ini digunakan sebagai dasar pembuatan daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPU. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA