Penolakan yang dilakukan Ana mendapat dukungan dari aktivis mahasiswa, seperti dari Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (KAMERAD).
"Sebaiknya Ruhut ngaca, keluarga saja tidak mendukung," kata Presedium KAMERAD, Haris Pertama kepada wartawan, Kamis (26/9).
Haris pun meminta kepada masyarakat khususnya Anggota Komisi III untuk tetap konsisten menolak Ruhut sebagai pimpinan.
"Kita meminta seluruh anggota untuk tetap menolak dipimpin oleh seorang Ruhut, yang mengurus rumah tangga saja tidak becus," bebernya.
KAMERAD kata Haris akan turun aksi untuk memberikan dukungan atas penolakan Ruhut di Gedung DPR.
"Kita akan aksi hari Selasa mendatang, dan membawa cermin yang nantinya akan diberikan kepada Ruhut agar dia bisa bercermin apakah layak menjadi ketua Komisi hukum," tandasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: