Migrant Center meminta tanggung jawab Presiden SBY karena sebelum warga Hong Kong melakukan kejahatan terhadap Kartika, pemerintah yang telah terlebih dahulu melakukan tindak kriminal kepada warga. Yaitu tidak menyediakan lapangan kerja.
“Akibatnya, anak-anak negeri terpaksa mencari pekerjaan di luar negeri, namun ternyata malah disiksa. Ini harus menjadi tanggung jawab Presiden SBY,†tegas Sekjen Migrant Center, Utje Gustaaf Patty dalam siaran pers yang diterima pagi ini, Selasa (24/9).
“Semoga kali ini Bapak Presiden jangan hanya berwacana, tetapi mengambil tindakan konkret, dengan memerintahkan Bendahara Partai Demokrat untuk menyumbang Kartika Puspitasari. Walau, sumbangan Partai Demokrat tidak akan berpengaruh terhadap pilihan politik kami dalam Pileg 2014.â€
Terkait hal tersebut, Migrant Center telah menyurati Kepala Negara.
[zul]
BERITA TERKAIT: