Syahganda: Mobil Murah Satukan Mimpi Bung Karno dan Pak Harto

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 19 September 2013, 19:40 WIB
Syahganda: Mobil Murah Satukan Mimpi Bung Karno dan Pak Harto
syahganda nainggolan/net
rmol news logo Kebijakan pemerintah mendorong industrialisasi mobil murah disambut dengan beragam pendapat. Ada yang menolak karena dianggap bertentangan dengan upaya mengatasi kemacetan khususnya di Jakarta. Ada juga mendukung.

Direktur Eksekutif Sabang Merauke Center (SMC) Syahganda Nainggolan, misalnya, termasuk yang menilai kebijakan mobil murah itu sebagai kebijakan yang positif. Seharusnya, ujar Syahganda kepada redaksi, rakyat menyambut gembira dan mengapresiasi rencana kehadiran mobil murah setelah 68 tahun Indonesia merdeka.

"Kepemilikan mobil merupakan indikator kesejahteraan. Rasio kepemilikan mobil di Indonesia masih 88/1000, jauh di bawah negara tetangga Malaysia yang 330/1000," ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa kandungan local content yang tinggi pada setiap unit mobil murah itu adalah pertanda baik bagi sikap kemandirian bangsa yang sudah lama diidam-idamkan.

"Jika mobil murah ini mengandung 90 persen local content, maka cita-cita Bung Karno mendirikan sebuah bangsa yang berdikari dan cita-cita Pak Harto memiliki mobil nasional dapat tercapai," demikian Syahganda. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA