Hal itu dikatakan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla, ketika menerima bantuan pemberdayaan ekonomi syariah berbasis masjid senilai Rp 1 milliar dari Perusahaan Gas Negara (PGN), di kantor DMI, Menteng, Jakarta, Rabu (4/9).
"Masjid tempat paling potensial dan strategis untuk memberikan manfaat ekonomis kepada jamaahnya. Bahkan masjid menjadi tempat paling transparan, khususnya dalam pelaporan keuangan, setiap minggu dilaporkan jamaah shalat jumat," kata pria yang karib disapa JK ini.
Karena itu, mantan Wakil Presiden ini mengapresiasi kerjasama tersebut. Sebenarnya, lanjut JK, dengan PGN sudah terjalin kerjasama, yakni pelatihan kewirausahaan para takmir masjid se DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
"Saya sering katakan, masjid ini harus diberdayakan dalam berbagai aspek agar manfaatnya dapat dirasakan langsung umat. Ekonomi salah satu potensi yang sedang kita garap," lanjut JK.
Bekas Ketua Umum DPP Partai Golkar yang saat ini juga menjadi orang nomor satu lembaga sosial Palang Merah Indonesia (PMI) ini menambahkan, ke depan pihaknya akan lebih banyak lagi melakukan kerjasama dengan banyak pihak untuk kemaslahatan umat dan bangsa.
[zul]
BERITA TERKAIT: