
Yulianis meluruskan pemberitaan terkait Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat yang juga bungsu Presiden SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono. Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group itu menyatakan tidak pernah menyebut Ibas, sapaan akrab Edhie Baskoro, terlibat tindak pidana korupsi.
"Saya bilang ada nama Ibas di catatan saya menerima 200 ribu dolar. Saya tidak bilang Ibas menerima uangnya," kata Yulianis dalam wawancara eksklusif dalam program Mata Najwa yang disiarkan
Metro TV, Rabu (4/9) malam.
Yulianis mengaku belum pernah dipanggil pihak kepolisian terkait pengaduan yang dilakukan Ibas terhadap dirinya.
Pada 20 Maret 2013, Ibas melaporkan Yulianis dengan dugaan pencemaran nama baik terkait pernyataan Yulianis yang dimuat dalam pemberitaan di sejumlah media bahwa Ibas menerima sejumlah uang terkait kongres Partai Demokrat yang dilangsungkan pada tahun 2010 di Bandung.
"Sampai dengan saat ini saya tidak tahu bagaimana perkambangan (kasus) nya," demikian Yulianis.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: