Karena itu, kata Ketua Umum Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (Perisai) Perindo, Muhammad Sukron, sungguh menyedihkan bila Menteri Pemuda dan Olahraga saat ini, Roy Suryo, tidak hapal lagu Indonesia Raya. Sebab bagaimana mungkin seorang menteri pemuda bicara lagi nasionalisme, padahal ia sendiri tak pernah tahu bagian dari ruh-nya.
Mungkin bagi sementara orang, lanjut Sukron, persoalan ini terlihat sepele. Namun sebenarnya persoalan ini sangat fundamentel dan elementer.
"Kami sebagai bagian dari entitas pemuda minta SBY mengevaluasi Roy Suryo," tegas Sukron kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 29/8).
Roy Suryo terlihat tak bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya saat menenangkan supporter dalam pertandingan Persija lawan Persib di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta (Rabu, 28/8). Peristiwa itu bermula saat terjadi aksi lemparan-lemparan antara The Jak (supporter Persija) dan Bobotoh (supporter) di atas tribun penonton. Waktu itu pertadingan baru memasuki menit ke-18. Karena aksinya, wasit memutuskan menghentikan pertandingan sementara.
Melihat kondisi ini, Roy yang memantau langsung pertanding dari loyal box, turun ke tengah lapangan untuk ikut melerai keributan. Dengan semangat, Roy mengajak para supporter menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama. Roy pun nyanyi dengan semangat.
Di bait pertama, Roy dengan lantang menyanyikan lagu bekesaran negara. "Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku….," dendang Roy dengan suara lantang. Tangannya juga mengacung-acungkan ke udara. Aksi ini cukup berhasil, para supporter terlihat mulai tenang.
Memasuki bait kedua, Roy terlihat agak bingung. Di sinilah insiden itu terjadi. Dalam beberapa saat dia berhenti. Namun kemudian dia melanjutkan nyanyiannya. "Di sanalah tanah airku….," teriaknya. Syair ini jelas salah. Yang betul adalah, "Di sanalah aku berdiri."
[ysa]
BERITA TERKAIT: