Di mata icon perubahan itu, Khofifah adalah sosok tegar yang tidak kenal kata menyerah dalam memperjuangkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Khofifah jelas-jelas telah dicurangi dalam pemilihan gubernur tahun 2008, namun kejadian ini tak membuatnya kehilangan harapan.
"Meski dizalimi, Khofifah mampu bangkit dan menunjukkan bahwa dirinya seorang pemimpin yang tahan banting," ujar Rizal Ramli disela-sela kampanye akbar pasangan Berkah di GOR Sidoarjo, Surabaya (Sabtu, 24/8).
Menurut mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) itu, perjalanan Khofifah hingga lolos menjadi kandidat calon gubernur tahun ini pun diwarnai pendzaliman dari pihak lawan. Pasangan Khofifah-Herman sempat dinyatakan tidak lolos verifikasi. Namun setelah mengajukan keberatan di Mahkamah Konstitusi (MK), pasangan Berkah akhirnya diluluskan.
"Kita semua sudah memaafkan kasus kecurangan terhadap Khofifah pada 2008 lalu. Kini Khofifah dizalimi lagi. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi kita menolong dan membantu siapapun yang dizalimi," kata tokoh yang di kalangan Nahdliyin dikenal dengan sebutan Gus Romli itu.
Masa kampanye pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur memasuki putaran terakhir. Dalam kampanye akbar di GOR Sidoarjo, kampanye pasangan Berkah dihadiri tokoh-tokoh nasional, termasuk Rizal Ramli, KH Hasyim Mujadi, dan Otto Hasibuan.
"Khofifah memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat, makanya perlu diberi kesempatan untuk memimpin Jawa Timur," ujar Rizal Ramli.
"Pasangan Berkah adalah sosok pemimpin yang sangat peduli pada rakyat kecil sehingga akan membawa berkah untuk rakyat Jatim karena bersih dan kredibel," demikian Rizal Ramli.
[ysa]
BERITA TERKAIT: