"Itu langkah tepat bagi Nasdem sebagai partai ideologis yang harus segera memutus mata rantai dengan para pencari kekuasaan sesaat. NasDem bukan untuk kaum pragmatis," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens, beberapa saat lalu (Rabu, 21/8).
Sebagai partai Ideologis, lanjutnya, peran Nasdem strategis dalam mengusung cita-cita pembangunan bangsa dan negara dengan menyiapkan peta jalan restorasi untuk Indonesia, bukan untuk kepentingan kekuasaan sesaat. Karena itu, langkah Nasdem memecat Endriartono sudah tepat untuk menjaga konsistensi dan rohnya sebagai partai perubahan.
"Ini bukan partai yang menampung orang-orang yg tidak sevisi. Ini partai yang memiliki cita-cita yang mulia dengan realisasi jargon restorasi bagi masa depan Indonesia," tegasnya.
Menurutnya, kredibilitas Nasdem justru semakin menguat, tatkalah partai yang dibesarkan Surya Paloh ini membersihkan anasir-anasir pragmatis dalam keanggotaannya. Dengan demikian, keanggotaan NasDem benar-benar didukung oleh kau intelektual yang peduli pada restorasi bangsa ini.
"Partai ini kan tidak memerlukan nama besar karena kekuatannya pada ideologi bukan pada figur," tandas Boni.
[ysa]
BERITA TERKAIT: