KERUSUHAN LP LABUHAN RUKU

SBY Tak Perlu Sungkan Tegur Menteri Amir Syamsuddin dan Denny Indrayana

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 19 Agustus 2013, 08:53 WIB
SBY Tak Perlu Sungkan Tegur Menteri Amir Syamsuddin dan Denny Indrayana
sby/net
rmol news logo . Kerusushan di LP Labuhan Ruku, Sumatera Utara, kian mengkonfirmasi buruknya tata kelola dan manajemen pemasyarakatan di Indonesia.

"Terbakarya LP Labuhan Ruku Sumatera Utara merupakan bukti kondisi lapas dimanapun sama saja. Hal ini memerlukan perhatian yang serius, tidak hanya sekedar kebijakan tambal sulam," kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 18/8).

Menurut Aboe Bakar, persoalan Lapas tidak akan dapat diselesaikan dengan sidak insidental yang hanya bernuansa publisitas. Karena itu harus ada reformasi menyeluruh dalam kebijakan pemsyarakatan di Indonesia dan perlu ada road map yang menjadi peta jalan pembangunan lapas di Indonesia.

"Hal ini harus menjadi perhatian serius Presiden, karena lapas adalah wahana perbaikan diri, ini menyangkut nasib masa depan SDM Indonesia," kata Aboe Bakar, yang juga Ketua DPP PKS.

Jangan sampai, lanjut Aboe Bakar, terjadi salah asuhan di Lapas, yang hanya mengeluarkan resedivis kambuhan. Jangan sampai pula ada istilah, masuk penjara karena mencuri bebek namun setelah keluar malah bisa nyuri motor bebek. Apalagi masuk sebagai pengguna narkoba, setelah keluar bisa jadi bandar narkoba.

"Sudah saatnya Presiden SBY tegas melakukan evaluasi terhadap persoalan ini, jangan sampai sungkan untuk menegur Menkumham dan Wakilnya," demikian Aboe Bakar. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA