Kementerian Perhubungan Gagal Jalankan Reformasi Birokrasi!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 01 Agustus 2013, 08:50 WIB
Kementerian Perhubungan Gagal Jalankan Reformasi Birokrasi<i>!</i>
ee mangindaan/net
rmol news logo . Kementerian Perhubungan gagal menjalankan Reformasi Birokrasi yang digelorakan Presiden SBY. Pasalnya, Menteri EE Mangindaan tetap mengajukan perpanjangan masa pensiun Dirjen Perkeretaapian, Tunjung Indrawan ke Presiden SBY.

"Dengan alasan penyelesaian proyek double track Jakarta-Surabaya dan Kereta Bandara, Mangindaan mengajukan perpanjangan masa pensiun Dirjen Perkeretaapian yang harusnya berakhir tanggal 1 Agustus 2013," kata Pengamat Reformasi Birokrasi, Sumarto, beberapa saat lalu (Kamis (1/8).

Sumarto mengatakan, ada yang janggal dari surat usulan tertanggal 29 Juli 2013 tersebut. Kejanggalan ini menimbulkan pertanyaan. Misalnya, mengapa usulan perpanjangan itu dilakukan hanya selang 2 hari dari masa pensiun.

"Hal ini tentu menimbulkan beragam persepsi, dan secara logika harusnya jika memang ingin diperpanjang, mengapa tidak diajukan jauh hari sebelumnya," tegas Sumarto.

Sumarto pun meminta SBY untuk menolak usulan yang penuh kejanggalan ini. Apalagi publik akan terus memantau  upaya reformasi birokrasi yang menjadi salah satu prioritas dan janji pemerintahan SBY yang sudah berlangsung hampir dua periode ini

"Apalagi Mangindaan adalah mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negera. Harusnya memahami. Bukan kemudian mendukung hal-hal yang tidak sejalan dengan birokrasi bangsa ini. Mangindaan harusnya bisa menekan tertib administrasi birokrasi. Jika memang pensiun kenapa mesti diperpanjang?," demikian Sumarto. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA