"Saya mau membudayakan politik kerjasama dibanding persaingan," jelasnya saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 31/7).
Karena itu, Gurubesar Psikologi Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini sudah bertekad akan mendukung siapapun pemenang konvensi calon presiden. Dia tidak akan menolak apalagi mempersoalkan.
"Saya akan dukung, saya siap jadi tim sukses. Selama ini kalau ada yang kalah tidak terima, lalu menggugat. Kalau saya, saya akan dukung siapapun yang dapat suara tertinggi. Itulah politik kerja sama," tandasnya.
"Kalau saya menang, itu namanya panggilan sejarah," sambungnya.
Ahmad Mubarok merupakan satu dari empat nama tokoh Demokrat yang sudah menyatakan siap ikut konvensi. Tiga nama lainnya adalah Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo, Hayono Isman, dan Marzuki Alie.
[zul]
BERITA TERKAIT: