Karena itu, kata Gita di Istana Negara, Jakarta, (Senin, 29/7), dia belum dapat memastikan apakah akan cuti dari jabatannya jika ikut hajatan untuk menjaring calon presiden yang digelar partai SBY.
Makanya, sejauh ini Gita masih tetap menjalankan tugasnya di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II hingga ditentukan aturan khusus menteri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya, Gita berjanji, dia tidak akan melakukan apapun yang bisa menjadi benturan kepentingan.
Kemarin, Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan sebelumnya mengisyaratkan Presiden SBY tidak ingin kinerja pemerintahan terganggu gara-gara pelaksanaan konvensi. Makanya, untuk para menteri dan pejabat publik yang akan ikut konvensi, akan diwajibkan mundur dari kabinet atau cuti agar tidak mengganggu kerja pemerintahan.
Dorongan yang sama disampaikan Board of Advisor CSIS, Jeffrie Geovanie beberapa hari sebelumnya. Menurutnya, dalam beberapa bulan ke depan ini, Gita seharusnya segera menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah di Kemendag.
"Karena setelah itu Gita Wirjawan mesti konsentrasi mengikuti konvensi. Dan menurut saya akan sangat bijaksana bila Gita Wirjawan setelah cepat merampungkan tugas-tugas di Kemendag, ikhlas untuk mengundurkan diri sebagai menteri," ungkap Jeffrie sambil menambahkan hal itu sangat positif dan sekaligus menjadi teladan dan contoh buat pejabat-pejabat lain.
[zul]
BERITA TERKAIT: