LAPORAN DARI PYONGYANG

Kim Jong Un Jadi Ketua Kehormatan Yayasan Pendidikan Sukarno

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 29 Juli 2013, 12:39 WIB
Kim Jong Un Jadi Ketua Kehormatan Yayasan Pendidikan Sukarno
kim jong un/net
rmol news logo . Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, baru-baru ini mendapatkan gelar Ketua Kehormatan dari Yayasan Pendidikan Sukarno. Ditandatangani pendiri utama YPS Rachmawati Soekarnoputri dan Ketua YPS Benny S., sertifikat pengangkatan diserahkan Sekretaris Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea, Teguh Santosa, kepada Ketua Komite Hubungan Kebudayaan dengan Negara Asing Republik Demokratik Rakyat Korea, Kim Jong Suk, dalam pertemuan di Pyongyang, Korea Utara, pekan lalu (Selasa, 23/7).

Selain untuk menyerahkan sertifikat kehormatan itu, kunjungan Teguh ke Pyongyang juga dalam rangka menghadiri peringatan 60 tahun kemenangan Korea Utara dalam Perang Korea (1950-1953).

"Ibu Rachma menilai Kim Jong Un dan pemimpin Korut lainnya memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga perdamaian di Semenanjung Korea. Adapun ketegangan yang kembali terjadi belakangan ini akibat gangguan dalam proses komunikasi pemimpin kedua negara," ujar Teguh kepada redaksi siang ini (Senin, 29/7).
 
Saat dihubungi, dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Islam Negeri Jakarta itu baru tiba di Beijing dari kunjungan sepekan di Pyongyang.

"Ibu Rachma juga menyampaikan pesan agar persoalan dan ketegangan di Semenanjung Korea diselesaikan oleh kedua Korea. Adapun pihak-pihak lain agar dapat menahan diri dan tidak ikut memprovokasi," sambung Ketua bidang Luar Negeri PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Ketika menerima sertifikat kehormatan itu, Kim Jong Suk yang juga masih kerabat Kim Jong Un mengatakan akan menyampaikan sertifikat itu langsung kepada Kim Jong Un yang berkuasa sejak Desember 2011.

Dalam peringatan 60 tahun akhir Perang Korea, ribuan delegasi internasional menghadiri long march damai dari Pyongyang ke Kaesong. Juga mengunjungi garis demiliterisasi kedua Korea di Panmunjom. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA