TB Hasanuddin: Kader PDI Perjuangan Akan Berpikir 1.000 Kali Bila Diajak Konvensi Demokrat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 09 Juli 2013, 07:51 WIB
TB Hasanuddin: Kader PDI Perjuangan Akan Berpikir 1.000 Kali Bila Diajak Konvensi Demokrat
tb hasanuddin/net
rmol news logo . PDI Perjuangan sangat menghomati mekanisme penjaringan calon presiden yang dilakukan partai lain, termasuk konvensi yang dilakukan Partai Demokrat.

PDI Perjuangan juga menilai wajar bila Demokrat menilai layak Joko Widodo untuk ikut konvensi karena sudah memenuhi ktiteria.

"Kalau ada tawaran, boleh saja karena tak melanggar hukum. Kalau ditawari, yang boleh saja juga karena ini negara demokrasi," kata politisi PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin.

Namun demikian, ungkap TB Hasanuddin, sebagai kader ia memahami betul suasana kebathinan di partai berlambang banteng moncng putih itu. PDI Perjuangan juga memiliki fatsun politik, yang juga berbasis pada ideologi yang sudah mengakar.

Selama ini, katanya, proses pengkaderan di PDI Perjuangan sudah berjalan dengan baik. Dan dalam titik dan posisi tertentu, kader-kader PDI Perjuangan sudah melalui proses pengkaderan yang sangat kuat.

"Kita tidak mungkin tiba-tiba loncat pagar. Karena itu, kader PDIP, saya yakin akan berpikir 1.000 kali menerima tawaran konvesi," ungkap TB Hasanuddin, dalam talkshow di salah satu televisi swasta (Selasa, 9/7).

Untuk diketahui, Jokowi belakangan ini terlihat jengkel bila ditanya soal konvensi. Saat ditanya soal konvensi Demokrat, ia menegaskan bahwa ia kader PDI Perjuangan sehingga tak perlu ditanya-tanya lagi soal konvensi Demokrat. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA