"Kita bahkan berambisi untuk mencapai persentase yang menyamai Amerika Serikat sebesar 11,5 persen, Cina dan Jepang 10 persen; dan negara tetangga Singapura dan Malaysia masing-masing 7,2 persen dan 5 persen di beberapa tahun mendatang," kata Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, saat menyampaikan orasi ilmiah dalam acara wisuda sarjana dan pasca sarjana di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta (Sabtu, 6/7).
Hatta pun mengingatkan bilai-nilai penting pengembangan kewirausahaan pada pemeliharaan kemajuan pembangunan ekonomi. Antara lain memfasilitasi kesanggupan Indonesia dalam mengelola kekayaan alam berupa sumber daya alam, kekayaan alam berupa sumber geografis, hingga kekayaan alam berupa sumber daya intelektual, secara mandiri dan terbebas dari ketergantungan, intervensi apalagi tekanan bangsa lain.
"engembangan kewirausahaan, khususnya yang dapat mencetak wirausahawan domestik yang tangguh dan dalam jumlah yang cukup, adalah pilar utama penopang kemandirian dan kedaulatan ekonomi, seperti yang diamanatkan konstitusi," ungkap Hatta.
Kedua, lanjut Hatta, pengembangan kewirausahaan juga merupakan akses dalam mempercepat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengembangan kewirausahaan mengakselerasi pemanfaatan penemuan dan invensi ilmiah di lembaga penelitian dan perguruan tinggi, pada berbagai kegiatan ekonomi khususnya guna meningkatkan produktifitas, kualitas dan daya saing.
"Pengembangan kewirausahaan juga menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan akademisi guna mendukung peningkatan kolaborasi antara kalangan bisnis dan dunia usaha dengan kalangan perguruan tinggi . Kolaborasi intensif antara producer of knowledge dan user of knowledge adalah pilar utama penopang keunggulan ekonomi di era knowledge based economy," jelas Hatta.
Ketiga, lanjutnya, pengembangan kewirausahaan juga mendukung pemantapan stabilitas nasional yang sangat dibutuhkan guna menyukseskan beragam agenda pembangunan serta memastikan keunggulan kebangsaan kita di era knowledge based economy. Pengembangan kewirausahaan memotivasi segenap warga bangsa agar lebih terdorong dalam mengelola kegiatan ekonomi produktif yang memperluas lapangan kerja, mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan taraf kehidupan bermasyarakat.
"Kondisi kehidupan seperti itu, dapat ikut mengikis radikalisme, ekstrimisme dan fenomena lainnya yang mencederai stabilitas nasional. Dengan stabilitas nasional yang kokoh dan terpelihara, Insya Allah, kita mampu meraih beragam prestasi kebangsaan yang makin membanggakan," papar Hatta.
Keempat, masih kata Hatta, pengembangan kewirausahaan juga memfasilitasi pembinaan karakter bangsa. Melalui pengembangan kewirausahaan, beberapa karakter positif warga bangsa bisa terus dibangun.
"Karakter-karakter positif itu, Insya Allah, dapat mencetak kondisi kehidupan berbangsa yang makin siap dan makin kondusif dalam menyukseskan kegiatan pembangunan yang makin berbasiskan inovasi di era ekonomi berbasis pengetahuan," demikian Hatta.
[ysa]
BERITA TERKAIT: