"Tentunya kita harus aktif dalam menanamkan nilai demokrasi dalam kehidupan bernegara di dunia ini," kata Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bidang Advokasi dan Hukum, Aboe Bakar Alhabsy, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 4/7).
Di sisi lain, katanya, Indonesia juga harus berperan aktif dalam menciptakan ketertiban dunia sesuai dengan amanat UUD 1945. Dalam hal ini, kasus perkosaan di Tahrir Squrae Mesir cukup menjadi salah satu alasan agar Indonesia bersikap.
Sebagaimana diungkapkan oleh pengamat Timur Tengah, Muhammad Jafar, besar kemungkinan kasus perkosaan di Tahrir Square adalah bagian dari upaya militer untuk menggunakan alasan instabilitas. Dengan alasan itulah, militer punya legitimasi untuk mengkudeta Morsy.
Aboe Bakar sendiri berpandangan bahwa kudeta ini merupakan penghianatan terhadap nilai demokrasi yang telah menjadi norma secara universal. Karena itu masyarakat dunia harus mengutuk keras kekuatan militer di Mesir yang melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang sah dan berdaulat.
[ysa]
BERITA TERKAIT: