"Secara sosiologis, orang Indonesia lebih sabar menjalani masa transisi dibandingkan orang Mesir," kata peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), R Siti Zuhro, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 4/7).
Namun demikian, kata Zuhro, tidak berarti apa yang terjadi di Mesir, tidak terjadi di Indonesia. Pun demikian terkait dengan kudeta militer yang dilakukan kepada Muhammad Mursy.
Artinya, lanjut Zuhro, kudeta militer seperti di Mesir bisa saja terjadi di Indonesia. Apalagi bila melihat kekecawan publik yang sudah berada di atas ubun-ubun. Kekecawaan publik ini pun tersebar di berbagai daerah.
Bila akumulasi kekecewaan publik ini bersatu dengan hawa di militer, bukan tak mustahil ada kudeta. Tentu saja, ini juga tergantung kepada seberapa banyak orang, yang masih berharap Pemilu 2014 berjalan dengan baik dan jujur.
"Bagaimanapun, Indonesia harus bercermin dari kudeta militer di Mesir. Agar itu tak terjadi di Indonesia," demikian Zuhro.
[ysa]
BERITA TERKAIT: