Kudeta Militer di Mesir Harus Jadi Cermin bagi Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 04 Juli 2013, 14:24 WIB
Kudeta Militer di Mesir Harus Jadi Cermin bagi Indonesia
ilustrasi/ist
rmol news logo . Kondisi sosial dan dinamika politik di Mesir berbeda dengan kondisi sosial dan politik di Indonesia. Perbedaan juga terjadi pada tingkat budaya.

"Secara sosiologis, orang Indonesia lebih sabar menjalani masa transisi dibandingkan orang Mesir," kata peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), R Siti Zuhro, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 4/7).

Namun demikian, kata Zuhro, tidak berarti apa yang terjadi di Mesir, tidak terjadi di Indonesia. Pun demikian terkait dengan kudeta militer yang dilakukan kepada Muhammad Mursy.

Artinya, lanjut Zuhro, kudeta militer seperti di Mesir bisa saja terjadi di Indonesia. Apalagi bila melihat kekecawan publik yang sudah berada di atas ubun-ubun. Kekecawaan publik ini pun tersebar di berbagai daerah.

Bila akumulasi kekecewaan publik ini bersatu dengan hawa di militer, bukan tak mustahil ada kudeta. Tentu saja, ini juga tergantung kepada seberapa banyak orang, yang masih berharap Pemilu 2014 berjalan dengan baik dan jujur.

"Bagaimanapun, Indonesia harus bercermin dari kudeta militer di Mesir. Agar itu tak terjadi di Indonesia," demikian Zuhro. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA