Apalagi, bila Jokowi jadi diusung PDI Perjuangan, Prabowo Subianto dari Gerindra atau Pramono Edhie Wibowo jika lolos dari Konvensi Partai Demokrat.
"Belum lagi jika masing-masing capres ini berduet dengan nama-nama seksi di pentas politik seperti Gita Wiryawan, Mahfud MD, Puan Maharani, Anies Baswedan, atau Dahlan Iskan," kata pengajar komunikasi politik di Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 2/7).
Pengajar Program Pascasarjana di Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Dr Soetomo Surabaya dan Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta ini juga memprediksi raihan suara Hanura akan sulit untuk menggapai ambang batas pengajuan pasangan capres-cawapres atau presidential threshol.
"Hanura pasti harus berkoalisi dengan parpol lain. Jadi secara strategi marketing politik, nama Wiranto-HT boleh saja disosialisasikan. Tapi, pasar nantinya yang akan menentukan," demikian Ari Junaedi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: