PILPRES 2014

Langkah Wiranto Menggandeng Hary Tanoe Merusak Kualitas Demokrasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 02 Juli 2013, 13:47 WIB
Langkah Wiranto Menggandeng Hary Tanoe Merusak Kualitas Demokrasi
wiranto/ht
rmol news logo . Partai Hanura sudah jelas dan pasti mengusung Wiranto-Hary Tanoesudibjo sebagai pasangan capres dan cawapres dalam Pilpres 2014. Pasangan ini sudah dideklarasikan siang ini (Selasa, 2/7).

Dari pasangan ini, kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Asep Warlan Yusuf, terlihat jelas Wiranto sangat membutuhkan dana. Karena itu ia tak segan-segan menggandeng Hary Tanoe, yang merupakan pengusaha yang sedang tumbuh pesat.

"Terlihat jelas Wiranto pragmatis," kata Asep, yang juga gurubesar ilmu hukum, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 2/7).

Asep menilai kebutuhan Wiranto saat ini adalah dana. Dan dengan cara menggandeng Hary Tanoe, lama-lama hal ini akan membahayakan kualitas demokrasi Indonesia. Sebab, Hary Tanoe bukanlah kader politik yang telah mengukir prestasi untuk negara.

"Ke depan, muncul asumsi, bila mau jadi pemimpin Indonesia cukup punya uang, dan tak perlu berprestasi. Ini akan merusak kualitas demokrasi, meski memang secara prosedural sah-sah saja," tegas Asep.

Asep memang tidak meragukan integritas dan kualitas Wiranto. Sejarah telah mencatat peran Wiranto dalam menjaga Indonesia, dan juga dalam mengabdi kepada negara.

"Tapi Hary Tanoe siapa. Dia cuma pengusaha. Dia tidak memiliki prestasi apa-apa," demikian Asep. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA