Sutiyoso Mau Jadikan PKPI Sebagi Partai Pejuang Hak Orang Kecil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 29 Juni 2013, 14:59 WIB
Sutiyoso Mau Jadikan PKPI Sebagi Partai Pejuang Hak Orang Kecil
sutiyoso/ist
rmol news logo . Bangsa ini belum sepenuhnya memperhatikan nasib kau kecil, terlantar dan terpinggirkan. Karena itu, Ketua Umum Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Sutiyoso, akan memimpin PKPI menjadi partai terdepan yang memperjuangkan hak-hak mereka.

Menurutnya, persepsi pemerintah atas nasib orang kecil harus diubah. Pemerintah bukanlah tuan atas negeri ini tetapi pelayan yang mensejahterahkan rakyat kecil yang menjadi empunya negara.

"PKPI ingin memperjuangkan nasib orang-orang  kecil ini. Semua mereka yang teraniaya. Mereka yang menjadi tuan atas negeri ini, bukan pemerintah," ujar Bang Yos, begitu Sutiyoso disapa, beberapa saat lalu (Sabtu, 29/6).

Bang Yos mengatakan, pemerintah juga selalu keliru dalam pendekatan terhadap orang kecil. Misalnya, kekerasan masih digunakan untuk mengusir para pedagang kaki lima dan kaum kecil lainnya.

Menurut Bang Yos, PKPI menginginkan agar pendekatan yang dilakukan pada kaum kecil adalah kemanusiaan. Padahal pendekatan yang harus digunakan dalam menertibkan pedagang misalnya, harus dengan pendekatan kemanusiaan sebagai hak-hak pedagang kaki lima harus dihargai.

Ia pun menegaskan bahwa negara harus menjamin bahwa setiap warga negara bisa bertumbuh dan berkembang sebagai manusia yang bermartabat. Cara yang bermartabat diantaranya, pemda harus menyiapkan panti sosial yang manusiawi bagi mereka yang terlantar.  

"Karena mereka harus diurus negara," tegasnya.

Selain itu, Bang Yos juga menilai, persoalan sosial di Jakarta sudah sangat miris. PKPI mengharapkan, pemda DKI Jakarta harus lebih peduli pada persoalan sosial. Arah pembangunan DKI harus menuju pada penghargaan harkat dan martabat manusia.

"Karena prinsipnya, rakyat yang memiliki kedaulatan atas negara, bukan pemerintah," tandas Bang Yos. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA