"Saya yakin wadah baru ini akan diminati banyak kalangan," ujar loyalis Anas yang juga bekas Sekretaris DPP Partai Demokrat Bidang Agama Mamun Murod Al Barbasy kepada
Rakyat Merdeka Online (Jumat, 27/6).
Alasannya, wadah perjuangan baru Anas Urbangrum ini menjadi simbol perlawanan bagi rezim yang tak pro rakyat.
"Ini wadah yang akan jadi simbol perlawanan terhadap rezim yang sadis, mencla-mencle dan lembek ketika bicara terkait dengan kebijakan pro rakyat," tegas dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta ini.
Dia tak menyangkal, pembentukan Pergerakan Indonesia sebagai bentuk kegelisahan atas ditetapkannya Anas Urbaingrum sebagai tersangka. "Terlebih setelah obral pemecatan dari kepengurusan Demokrat dan juga pencoretan dari pencalegan atas orang-orang dekat AU," ungkapnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: