
Ketua Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding tidak terima namanya dimasukkan dalam daftar politikus yang tak layak dipilih pada Pemilu 2014 mendatang karena dianggap tak pro pemberantasan korupsi oleh Indonesia Corruption Watch (ICW).
Menurutnya, ICW hanya mencari sensasi dan melakukan
character assassination atau pembunuhan karakter terhadap dirinya.
"Jangan samakan semua orang. Saya ini mantan akitivis YLBHI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia) bersama Bambang Widjojanto (pimpinan KPK). Saya tahu apa yang benar atau apa yang tidak," tegas Sudding yang juga anggota Komisi III DPR ini kepada
Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 28/6).
Karena itu, Sudding mengaku akan melaporkan ICW ke Kepolisian. Karena menurutnya, ICW telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan.
"Ketika saya diperlakukan seperti ini, saya tidak akan tinggal diam. Jangan seenaknya. Saya akan laporkan persoalan ini untuk membuktikan rilis ICW (tidak betul,
red) terutama pada diri saya. Laporan ICW perlu diuji lewat jalur hukum dan saya mempertimbangkan menempuh jalur itu," tandas politikus vokal ini.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: