"Ketua Umum itu mengurus persoalan negara yang besar-besar saja, seperti sikap dan kebijakan partai atas persoalan negara, memilih pimpinan MPR atau DPR. Kalau urusan demo, tak perlu Ketua Umum turun tangan," kata Ribka Tjipating kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 19/6).
Namun demikian, Ribka mengatakan bahwa langkahnya ini berdasarkan tafsir atas berbagai pernyataan Megawati dalam berbagai kesempatan. Megawati selalu berpidato bahwa kebahagiaannya bukan berkoalisi dengan penguasa, melainkan bisa tertawa dan menangis bersama rakyat.
"Saat ini, dengan kenaikan BBM, rakyat menangis. Ya kita memilih untuk bersama rakyat. Kita kalah
voting di parlemen, ya kita temani rakyat yang mau menyampaikan aspirasi dan menolak kenikan BBM ini," ungkap Ribka, yang juga Ketua Komisi IX DPR.
"Jadi ini perasaan sensitif saja dan saya sangat merasakan kesusahan rakyat," demikian Ribka.
[ysa]
BERITA TERKAIT: