Pejabat Babel itu menganiaya pramugari maskapai Sriwijaya Air, Febriani, hanya karena ditegur menggunakan telepon genggam HP saat dalam pesawat.
"Itu (tindakan Zakaria Umar) sudah sangat keterlaluan," kecam anggota Komisi V DPR Saleh Husin (Jumat, 7/6).
Menurut anggota Dewan yang salah satunya membidangani masalah perhubungan ini, Zakaria Umar mestinya tahu akibat yang akan ditimbulkan karena mengakftifkan HP dalam pesawat. Yaitu, akan mengganggu sistem frekwensi dan komunikasi pesawat.
Makanya, Sekretaris Fraksi Hanura ini mendukung pramugari tersebut melaporkan tindakan kesewenang-wenangan pejabat Babel itu ke pihak berwajib agar tidak terulang kembali kejadian serupa.
"Dan agar ada efek jera atas keangkuhan si pejabat," demikian Saleh.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: