"Sejak pembentukannya, WTO telah membantu menciptakan lebih banyak perdagangan luar negeri, pertumbuhan dan lapangan pekerjaan juga menciptakan lebih banyak peluang usaha di dunia. Di atas itu semua, WTO telah mengangkat kehidupan masyarakat dan bangsa dari kemiskinan baik di negara maju maupun negara berkembang," ujar Mari Pangestu dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Maroko Saa Dine El-Othmani di Rabat, Maroko (Rabu, 13/3).
Demikian informasi yang diterima dari KBRI di Rabat.
Selain bertemu Othmani, Mari Elka Pangestu juga menggelar pembicaraan dengan dengan Menteri Pariwisata Lahcen Haddad dan Sekjen Kementerian Industri, Perdagangan dan Teknologi Baru El Aid Mahsouni.
Dalam setiap pertemuan, Mari pun tak lupa membahas hubungan Indonesia dan Maroko yang semakin baik dalam bidang ekonomi dan politik, pembangunan kawasan Afrika Utara serta sistem perdagangan masa depan.
Dalam pertemuan terpisah Mari Elka Pangestu dan Menteri Haddad setuju untuk menyelesaikan draf Memorandum of Understanding kedua Menteri yang akan ditandatangani dalam Second Joint Commission kedua negara tidak lama lagi.
Dalam beberapa waktu belakangan ini Mari Elka Pangestu telah mempresentasikan visi dan misinya dalam Pertemuan Dewan Umum WTO di Jenewa. Ia juga telah melakukan pembicaraan dengan berbagai pihak terkait di Washington DC, Beijing, Brussels, Paris, Berlin, Warsaw, Budapest, Moscow, Dubai, Abidjan, Abuja, Kairo dan Stockholm.
[zul]
BERITA TERKAIT: