"Saya kira tidak. Karena kami tidak pernah ada deal-deal masalah itu. Ini hanya kesamaan pandangan, gerakan, ideologi dalam melakukan perubahan," jelas Ketua DPP Partai Hanura Sarifuddin Sudding kepada
Rakyat Merdeka Online kemarin (Selasa, 19/2).
Tapi, Sudding tak menampik bahwa partainya butuh sokongan jaringan media yang dimiliki mantan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasdem tersebut. Agar apa yang diperbuat kader Hanura bisa diketahui khalayak luas.
"Kami sangat sadar kader-kader kami telah memberikan kontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagaimana sikap kami soal Century, mafia pajak, dan menolak kenaikan BBM. Tapi tidak terpublikasi dengan baik. Memang kami terbatas dalam mengakses media," jelasnya.
Karena itu, dengan bergabungnya Hary Tanoe dan komitmennya yang akan
all out membantu Hanura, Sudding yakin hal itu akan memudahkan mereka untuk mensosialikan kerja-kerja nyata untuk kepentingan masyarakat.
Tak hanya itu, anggota Komisi III DPR ini juga tidak kuatir dengan sinyalemen sebagian kalangan bahwa Hary Tanoe akan berusaha menguasai Partai Hanura, sebagaimana tudingan dia sebenarnya ingin menguasai Nasdem tapi gagal.
"Tidak. Saya kira kita kan saling bersinergi. Semua anak bangsa yang punya komitmen tidak perlu ragu, mari kita berjuang bersama, apa dan siapapun. Ketika komitmen sama, visi misi sama, ideologi sama, saya kira tidak ada maslah," demikian Sudding.
[zul]
BERITA TERKAIT: