Massa buruh ini berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Dari Tangerang, akan ada 150 bus lagi yang mengangkut massa buruh.
"Aksi ini kami laksanakan, bersamaan dengan ulangtahun FSPMI ke 14. Kami kembalai mengingatkan pemerintah terkait tuntutan buruh yang belum semua terpenuhi," ujar Presiden FSPMI Said Iqbal menggunakan pengeras suara di hadapan massa.
Seperti dikutip dari
JPNN, massa unjuk rasa lalu larut dalam alunan musik, mereka menyanyi bersama mulai dari lagu kebangsaan Indonesia Raya hingga lagu-lagu perjuangan buruh. Panas menyengat yang di Kota Jakarta, tidak menyurutkan niat para buruh untuk menyampaikan aspirasi.
Para buruh ini menuntut JAMSOSTUM atau Jaminan Sosial dan Tolak Upah Murah. Di antaranya, meminta pemerintah menjalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat tanpa terkecuali per 1 Januari 2014 dan menjalankan jaminan pensiun per 1 Juli 2015.
"Kami juga menolak penangguhan upah minimum, tolak Komisaris Jamsostek, tolak inpres kamnas, dan tolak RUU Ormas," kata Iqbal. Seruannya langsung disambut oleh massa unjukrasa.
Kini lalu lintas di jalan sekitar Bundaran HI sedikit tersendat karena jumlah massa buruh yang terus bertambah. Ratusan polisi lalu lintas dan Brimob telah berjaga di sekitar lokasi ini, untuk memandu massa tidak sampai membuat kemacetan.
[zul]
BERITA TERKAIT: