Namun permohonan yang dihasilkan dari rapat anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu tidak merekomendasikan pelengseran Anas Urbaningrum dari kursi Ketua Umum.
Mubarok mengungkapkan itu menanggapi permintaan Jero Wacik agar Anas legowo mundur karena Demokrat sudah tersendera akibat kasus yang diduga melibatkannya sebagaimana disampaikan Jero kemarin dalam jumpa pers.
“Rapat (Dewan) Pembina meminta Pak SBY melakukan sesuatu, itu tidak disebut. Pak SBY sudah tahu sendiri. Suara itu (pelengseran Anas) sudah dari dulu sudah ada, tapi Pak SBY selalu konsisten prinsip taat azas, dan hukum,†ujarnya.
Seluruh anggota Demokrat, sudah diimbau SBY harus taat kepada azas, AD/ART partai, dan hukum. “Jika itu ada, kecil kemungkinannya. Berkali-kali aspirasi seperti itu ditolak Pak SBY,†kata Mubarok.
Jero Wacik sendiri kemarin membantah dirinya mengusulkan kepada SBY mencopot Anas. Meski meminta SBY mengambil tindakan, dia hanya meminta Anas legowo mundur. "Kalau Anas mau mundur, bagus. Kami sudah capek," ungkap Jero.
[zul]
BERITA TERKAIT: