Jenderal Tarto: Surya Paloh Panglima Terbaik Menghadapi Medan Perang Kedua

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 21 Januari 2013, 18:11 WIB
Jenderal Tarto: Surya Paloh Panglima Terbaik Menghadapi Medan Perang Kedua
surya paloh
rmol news logo Tantangan Partai Nasdem saat ini berbeda dengan pada saat didirikan. Pada waktu didirikan, Nasdem hanya berupaya lolos menjadi peserta Pemilu.
Makanya, kepengurusannya sangat minimalis, dimana DPP Partai Nasdem hanya diisi kurang lebih 11 orang.

Nah, saat ini Partai Nasdem sudah dinyatakan lolos. Tantangan berikutnya adalah bagaimana memenangkan Pemilu 2014 mendatang. Karena itu harus dilakukan reorganisasi karena medan peperangannya sudah berbeda dan tantangannya semakin berat.

Demikian disampaikan anggota Dewan Pembina Partai Nasdem Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 21/1) menanggapi kemunduran Hary Tanoe dari Partai Nasdem.

"Kemarin kan hanya kira-kira 11 orang dan itu tidak mungkin kita pakai untuk medan yang berbeda yang lebih besar kompleksitasnya. Mundur atau tidak mundur mereka, kita akan tetap melakukan reorganisasi," jelasnya.

Apakah itu artinya Surya Paloh akan jadi Ketua Umum Nasdem menggantikan Rio Capella?

"Kita melihat sementara ini itu yang terbaik dalam rangka menghadapi medan perang kedua," jawab mantan Panglima TNI ini seraya memastikan reorganisasi pengurus DPP Partai Nasdem akan dilakukan setelah Kongres pada 25-26 Januari mendatang. [zul]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA