Pembuatan film Gending Sriwijaya merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mempromosikan pariwisata yang ada di provinsi 'pempek' tersebut.
Karena cerita yang dikemas dalam adegan film itu mengangkat situs pariwisata di Sumsel. Bahkan, upaya Pemrov untuk mempromosikan pariwisata lewat film tak hanya berhenti di film Gending Sriwijaya ini.
"Pemprov Sumsel akan berusaha untuk membuat satu film komersial setiap tahun, sebagai sarana promosi daerah," kata Gubernur Sumsel, Alex Noerdin di Palembang, kemarin.
Alex Noerdin yang didampingi istri, Hj Eliza Alex Noerdin pada sambuta sebelum pemutaran film mengatakan film "Gending Sriwjaya" ini adalah film yang kedua yang berkerjasama dengan Pemprov Sumsel. Sebelumnya juga pernah diproduksi film yang berjudul "Mengejar Angin".
Sementara itu, Produser film tersebut, Dhoni Ramadhan mengatakan, walaupun film itu dimodali APBD, namun selama proses produksi dan ide-ide yang dituangkan sepenuhnya dipercayakan kepada Sutradara Hanung Bramantyo dan timnya.
"Kami diberi kepercayaan penuh untuk menuangkan ide-ide kreatif dalam fim ini. Yang menjadi titipan Pemprov Sumsel adalah film harus berisikan pesan moral, budaya, dan pendidikan," katanya.
Dhoni menjelaskan, yang menarik adalah hasil penjualan tiket dan pemutaran di televisi itu kembali ke kas daerah. Walaupun, sebenarnya ini adalah belanja habis, namun karena itu uang APBD dan uang rakyat.
"Ini patut diapresiasi. Pemerintah daerah lain harus meniru terobosan ini, yakni mempromosikan budaya dengan cara-cara yang menyenangkan, sehingga pesannya sampai namun yang menyaksikan terhibur. Ibaratnya, sekali mendayung dua pulau terlampaui, pakai APBD program terlaksana dan bisa promosi," katanya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: