"Kondisinya cukup parah, karena tebing atau onggokan tanah itu berada tepat di tengah-tengah badan jalan," kata Susanto, warga setempat (Senin, 7/1).
Ia mengatakan, akibat kerusakan ruas jalan utama itu, kendaraan sulit melintas, terutama untuk mobil dan kendaraan besar lainnya.
"Sampai sekarang, kondisinya masih sama. Belum ada upaya perbaikan dari pihak terkait. Padahal kondisi jalan tersebut cukup membahayakan bagi pengguna jalan terutama pada malam hari," katanya.
Harusnya, demikian Susanto, jalan lintas tersebut sudah diperbaiki oleh pemerintah provinsi mengingat kerusakannya yang sudah cukup lama.
"Mengapa sampai sekarang belum juga diperbaiki, padahal ruas jalan yang rusak hanya sekitar 50 meter," katanya.
Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Jalan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kuantan Singingi, Nasri Edi, mengatakan, kerusakan jalan di titik ini sudah dilaporkan ke Gubernur Riau HM Rusli Zainal.
"Sekarang kami hanya tinggal menunggu tindak lanjutnya. Mengenai amblasnya badan jalan, diperkirakan karena kondisi tanah yang tidak kuat menanggung beban berat. Terlebih jalanan ini setiap hari selalu dilintasi kendaraan besar," katanya.
[ant/ysa]
BERITA TERKAIT: