Ketua DPR Marzuki Alie keberatan dengan laporan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal rekening gendut yang mencurigakan terkait wakil rakyat itu. Menurut Marzuki, temuan itu terkesan mendiskreditkan DPR karena rekening gendut tidak hanya terjadi di DPR, tetapi juga ada pada pejabat eksekutif dan yudikatif.
"Banyak rekening gendut di republik ini yang harus ditelusuri. Apakah rekening gendut ini dari hasil bisnis, silahkan dibongkar," kata Marzuki, di gedung parlemen, di Jakarta, Jumat (28/12)
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, seperti dilansir JPNN, mengatakan rekening gendut yang pantas dicurigai hampir terjadi di semua lini, termasuk kepolisian, pejabat pajak dan pejabat lain. "Kenapa sih yang diangkat DPR saja. Jangan hanya DPR lagi, tapi semuanya," kata Marzuki Alie.
Dia mengatakan PPATK seharusnya menindaklanjuti temuan rekening gendut itu kepada aparat penegak hukum. "Silahkan dibongkar saja. Dia berhak harus menyerahkan kepada penegak hukum," kata Marzuki.
Ketua PPATK M Yusuf mengatakan bukan hanya Angelina Sondakh yang memiliki rekening gendut. Menurut Yusuf, ada 18 nama lain di Badan Anggaran (Banggar) DPR yang memiliki rekening serupa dan mencurigakan. "Ada, lebih banyak lagi, yang jelas kita kirim ke KPK 18 nama khusus Banggar, di luar Banggar ada," kata Kepala PPATK M Yusuf, Rabu (26/12). [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: