Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam yakin lebih banyak warga Muhamadiyah menyesal atas perilaku Din Syamsuddin, yang kerap miring dalam menilai Presiden SBY.
Tak hanya itu, dia juga yakin lebih banyak warga Muhammadiyah menyesal Din jadi Ketua Umum organisasi kemasyarakatan Islam tersebut.
"Itu lebih real daripada penilaian Din yang wakili pendapat segelintir orang," tegas Dipo Alam kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 20/12).
Karena mayoritas rakyat Indonesia, sambung Dipo, masih menghargai SBY dengan keberhasilan-keberhasilan. "Ini fakta. Baik dalam dua kali Pilpres, maunpun kinerja SBY dalam pembangunan yang lebih lebih dihargai di dalam negeri dan luar negeri daripada igauan Din," ungkap Dipo.
Dipo mengungkapkan itu menanggapi pernyataan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin yang menyebut saat ini masyarakat menyesal memilih SBY sebagai presiden pada Pilpres 2009 lalu. Meski begitu, Dipo menilai sah-sah saja Din mengutarakan demikian.
"Tapi ini demokrasi. Boleh saja ia berpendapat seperti itu wakili suara super minoritas," tandas Dipo. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: