PEMERASAN BUMN

Kementerian BUMN dan BK DPR akan Laporkan Penyebar SMS Gelap ke Polisi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 05 November 2012, 15:21 WIB
Kementerian BUMN dan BK DPR akan Laporkan Penyebar SMS Gelap ke Polisi
rmol news logo Badan Kehormatan DPR mengajak Kementerian BUMN bekerja sama menelusuri asal-muasal SMS yang memuat inisial sejumlah anggota DPR pemeras perusahaan negara.

"Kita kerja bareng," ujar Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi kepada wartawan usai pertemuan dengan BK DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (5/11).

Ia juga menjelaskan, BUMN dan BK DPR akan mengadukan penyebaran SMS gelap itu kepada Kepolisian. "BK secara sendiri dan BUMN akan mengadu sendiri ke polisi," ujarnya.

Menurut Faisal, penyebaran SMS itu untuk mengadu domba antara pemerintah dan legislatif. "Kita sudah koordinasi dengan teman-teman di BUMN. Tapi belum sampai ke IT dan Telkom," ungkapnya.

Faisal juga memastikan dirinya akan menuhi panggilan BK DPR kalau masih diperlukan keterangan.

Berikut isi pesan singkat yang memuat inisial anggota DPR yang memeras BUMN. "Ini Inisial Anggota DPR RI yg memeras BUMN: AK, IM, SN, NW, BS, PM, EV, CK, AR, IR, SUR, FA, ALM, NAS, JA, SG, MJ, MUZ. Info: Humas BUMN." [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA