Kepala PPATK Muhammad Yusuf mengakui pihaknya kini tengah melakukan pengecekan terkait ongkos ibadah haji.
"Cukup banyak, ada dana tentang ibadah haji, ada juga perusahaan di bidang ekspor," kata dia di sela-sela penandatanganan MoU bersama dengan Kementerian Hukum dan HAM, di Gedung Kemenhukham, Jakarta, Selasa (23/10).
Ia menjelaskan, hal itu dilakukan untuk mengetahui aliran dana ibadah haji ke mana saja mengalir.
"Selama ini dia kan tidak transparan dan tidak kelihatan," pungkasnya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: