Sekjen PPP Akui, Mesin Partai Tak Cukup Imbangi Figur Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 21 September 2012, 15:12 WIB
Sekjen PPP Akui, Mesin Partai Tak Cukup Imbangi Figur Jokowi
joko widodo
rmol news logo PPP mengklaim sudah maksimal memperjuangkan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta. Tapi hal itu tidak cukup untuk mengimbangi faktor figur Joko Widodo, pesaing cagub incumbent itu.

"Pilkada dalam masyarakat majemuk dan rasional, seperti DKI, yang timbangannya lebih tinggi di mata masyarakat adalah figur dibandingkan mesin parpol," ujar Sekjen DPP PPP M. Romahurmuziy (Jumat, 21/9).

Selain itu juga, isu perubahan mendapatkan tempat maksimal di hati rakyat manakala tingkat kepuasan pemilih di akhir masa jabatan petahana kurang dari 50 persen.

"Karenanya, siapapun figur yang tampil pada putaran kedua, mengingat kepuasan masyarakat kepada Foke di banyak survei disebutkan tidak melebihi 50 persen, maka penantang relatif diuntungkan," jelas Romi.

Terakhir, menurutnya, kemenangan Jokowi di Pilkada DKI putaran kedua adalah kemenangan media dalam membentuk persepsi publik di tengah masyarakat rasional DKI, yang sangat terbantu dari kebersahajaan Jokowi. Alamiah media yang semakin laku ketika mampu menjajakan kebaharuan (news), membuat Jokowi menjadi media darling karena figurnya yang 180 derajat diametral dengan Foke.

"Akhirnya, sekali lagi selamat untuk Jokowi-Ahok. Melalui parlemen, PPP akan terus memantau janji kampanye yang disampaikan untuk kebaikan warga Jakarta ke depan," pungkas Romi. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA