Mayoritas Warga Jakarta Anggap Jokowi-Ahok Tidak Bisa Atasi Masalah dengan Cepat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 18 September 2012, 17:32 WIB
rmol news logo Ada tiga masalah yang disorot publik Jakarta, yaitu kemacetan, banjir dan sampah. Sebanyak 68 persen warga ibukota menginginkan ketiga masalah tersebut diatasi.

Begitu hasil survei Lingkar Survei Indonesia (LSI). Survei dilakukan pada periode 12-16 September 2012 dengan jumlah responden sebanyak 440.

LSI menyatakan, bahwa mayoritas publik Jakarta tidak percaya dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung pada putaran kedua, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Joko Widodo-Basuki Purnama, bisa mengatasi ketiga masalah tersebut.

"Tapi pasangan Foke-Nara dianggap lebih mampuh menyelesaikan persoalan kota Jakarta dengan 38,50 persen, sementara pasangan Jokowi-Ahok dengan 30,30 persen,"  ujar Direktur Riset LSI, Arman Salam di kantor LSI, Gedung Graha Dua Rajawali, Jalan Pemuda 70 Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (18/9).

Publik Jakarta, katanya lagi, menganggap pasangan Jokowi-Ahok tidak bisa menyelesaikan persoalan yang ada di Jakarta dengan cepat.

"Pasangan Foke-Nara dinilai publik 48,20 persen tidak mampu mengatasi permasalahan, tapi lebih tinggi pasangan Jokowi-Ahok, mencapai 50,10 persen," beber Arman.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA