Demikian disampaikan Menkop dan UKM Syarief Hasan dalam kunjungan kerja di Kabupaten Sumba Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (3/9).
"Diperkirakan anggaran bantuan untuk membangun pasar tradisional Rp 1 miliar perpasar," katanya.
Menurutnya, pasar yang sudah di bangun satu pasar yang terletak di desa Loko Ray, Sumba Barat. Syarief berharap, Pasar-pasar bisa menjadi tempat memasarkan hasil-hasil bumi masyarakat Sumba Barat.
"Peran pasar tradisional ini akan strategis untuk menngerakan roda perekonomian di daerah itu," katanya.
Selain bantuan terhadap pasar tradisional, kata Syarief, pemerintah (Kemenkop dan UKM) akan meningkatkan bantun Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada rakyat Sumba.Alasannya, potensi masyarakat Sumba sangat banyak, namun minim biaya. Karena itu perlu diberi bantuan lunak lewat KUR.
Syarief juga, akan mendorong dan memfasilitasi para pengusha nasional agar membangun industri tapioka di Sumba. Alasannya, ada berbagi hasil bumi di Sumba yang dapat diolah menjadi tapioka.
[dzk]
BERITA TERKAIT: