Tanggapan SBY Kuatkan Keyakinan Publik Kekuasaan Terlibat Century

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 15 Agustus 2012, 20:42 WIB
Tanggapan SBY Kuatkan Keyakinan Publik Kekuasaan Terlibat Century
sby/ist
rmol news logo Rencana "klarifikasi" Presiden SBY terhadap testimoni mantan Ketua KPK Antasari Azhar tentang kasus Century membuat keyakinan publik bahwa kekuasaan terlibat dalam kasus tersebut makin bertambah.

Begitu disampaikan anggota Timwas Century DPR, Bambang Soesatyo dalam pesannya yang diterima redaksi (Rabu, 15/8).

Publik, katanya, semakin yakin kekuasaan terlibat dalam rangkaian peristiwa, mulai dari perencanaan, penyusunan peraturan dan UU sebagai bungkus agar kebijakan bailout Century  seolah didasari aturan dan perundang-undangan serta memiliki alasan yang kuat dengan memanfaatkan situasi krisis keuangan global 2008 hingga pelaksanaan eksekusinya.

Perlu diingat, tuturnya, sebelum agenda bailout Century dilakukan, ada dua peristiwa yang tidak bisa dipisahkan dari rangkaian peristiwa tersebut. Yakni, usaha menyuntik atau menyelamatkan Bank Indover di Belanda sebesar Rp 4,7 triliun dan 'blanked garante" dengan biaya sekitar Rp 300-an triliun. Namun penyelamatan Bank Indover gagal karena ditolak DPR. Sedangkan blanked garante ditolak Wapres Jusuf Kalla.

"Jadi, masuk di akal kalau pertemuan yang dipimpin SBY dan menjadi testimoni Antasari, JK tidak hadir. Sebab jika hadir, bisa jadi kasus Bank Century yang merupakan skandal keuangan terbesar pasca reformasi tidak akan pernah ada," tandas dia.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA