Tapi sebagai pimpinan PDI Perjuangan, dia harus mengikuti garis partai menyokong Joko Widodo-Basuki Tjahaja Poernama.
"Itu pribadi (dukungan ke Foke). Sebagai orang partai tidak boleh melawan," kata Taufiq ketika dicegat wartawan di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7).
Ketua Dewan Pertimbangan Pusat itu mengatakan, di putaran kedua nanti ketentuan berkoalisi dengan pihak mana segera diputuskan DPP dan DPD PDIP DKI.
Untuk menghadapi babak kedua Pilkada, suami Mega itu punya saran untuk Jokowi-Ahok.
"Saya rasa mulai sekarang Jokowi jangan euforia, tenang dan sabar. DKI itu kritis," tegasnya.
[ald]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: