Pilkada DKI Jakarta Akan Dua Putaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 06 Juli 2012, 14:21 WIB
Pilkada DKI Jakarta Akan Dua Putaran
ilustrasi/ist
RMOL. Seandainya pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta dilaksanakan hari ini, dari 6 pasangan yang ada, pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli berada di deretan teratas dengan pilihan 49,6 persen.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Jaringan Suara Indonesia (JSI), Widdi Aswindi, saat memaparkan hasil survei tentang "Prediksi Pemilukada DKI Jakarta" di Hotel Mulia Senayan, Jakarta (Jumat, 6/7)

Sementara itu, ungkap Widdi, pasangan Joko Widodod-Basuki T Purnama memperoleh suara15,8 persen, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini memperoleh suara 6,4 persen, Alex Nurdin-Nono Sampono memperoleh suara 4,3 persen, Faisal Basri-Biem T Benjamain memperoleh suara 1,9 persen dan Hendardji S-A. Riza Patria memperoleh suara 1 persen.

Sedangkan responden yang tidak dan atau tidak menjawab ada 3,7 persen, responden yang belum memutuskan sekitar 6,9 persen, dan yang masih merahasiakan pilihannya mencapai10,5 persen. Apabila itu dijumlah maka mencapai 21,1 persen.

Dari hasil ini, Widdi Aswindi mengatakan, apabila Pilkada dilaksanakan sekarang, maka pemilu akan terjadi dua putaran. "Antara Fauzi Bowo dan Jokowi. Amat sulit bagi Hidayat, Alex, Faisal dan Hendardji masuk putaran kedua," ujarnya.

JSI melakukan survei pada 28 Juni-2 Juli 2013 dengan teknik multistage random sampling terhadap 1.200 responden yang sesuai karakteristik demografi data BPS. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Sementara itu, margin of error survei  sebesar kurang lebih 2,9 persen. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA