"Ya, saya kira itu berlaku hal yang sama. Itu adalah hak setiap warga negara mencalonkan dan dicalonkan dan diajukan partai atau gabungan partai," ujar Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Muthi kepada Rakyat Merdeka Online menanggapi wacana pencapresan Hajriyanto Y. Thohari.
Hajriyanto, Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPP Partai Golkar termasuk yang digadang-gadang maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang setelah Ketua MPR Taufiq Kiemas mengungkapkan agar Aburizal Bakrie, lebih baik menjadi king maker, menyiapkan tokoh muda Golkar untuk maju.
Beberapa nama tokoh muda yang layak maju dalam pandangan suami Megawati Soekarnoputri itu adalah Hajriyanto Y. Thohari, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, dan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham.
Namun, lanjut Muthi, secara personal, Hajri lebih dekat dengan Muhammadiyah dibanding Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa.
"Kalau secara personal, warga Muhammadiyah lebih dekat kepada Mas Hajri menurut saya. Karena Mas Hajri mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah," imbuh Muthi.
Tapi tetap, Muthi menegaskan, Muhammadiyah tidak akan mendukung andai Golkar mendukung Hajri pada pilpres mendatang.
"Ketentuanya berlaku sama," demikian Muthi. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: