Ketika ditanya mengenai hal ini, Alex mengaku masalah banjir di Jakarta dan Palembang berbeda.
"Itu beda. Itu bukan banjir. Pertama itu karena sistem drainase kita belum selesai. Kedua, tanggung jawab utama itu Walikota dibantu oleh Gubernur," ujar Alex Noerdin ketika di temui usai acara debat kandidat di Universitas Indonesia, Depok, Jumat, (27/4).
Menurut Alex, penanganan banjir di Jakarta dan Palembang pun jauh berbeda. Palembang yang daerahnya dipengaruhi sungai-sungai besar tentu penanganannya lebih sulit ketimbang Jakarta.
"Palembang itu dipengaruhi oleh sungai-sungai besar. Jakarta ada 13 sungai kecil yang datangnya dari daerah luar," katanya.
Maka dari itu, Alex menambahkan, penanganan masalah banjir tak bisa dilakukan hanya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saja. Melainkan harus melibatkan pemda lain yang daerahnya ikut dialiri sungai-sungai tersebut.
"Tak bisa ditangani oleh Jakarta sendiri. Apa yang dikatakan Bang Yos itu benar tentang Greater Jakarta, Jabodetabek, yang Kepresnya sudah ada tinggal dijalankan saja," ucapnya.
Sebelumnya, Alex Noerdin berjanji dalam tiga tahun Jakarta akan bebas banjir dan macet. "Kalau selama tiga tahun tidak berhasil, kami siap mundur," katanya.
[mar]
BERITA TERKAIT: