"Intinya kita akan mengintesifkan tindak lanjut terhadap data-data itu ke KPK, Bareskrim, maupun ke kejaksaan," ujar Ketua Panja Mafia Hukum dan Pajak Tjatur Sapto Edy.
Tjatur mengungkapkan itu di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 13/3) sesudah melakukan kunjungan ke Ditjen Pajak.
"Jadi ada orang baru selain DW, selain DA. Kita beri apresiasi pada PPATK yang telah menyampaikan ratusan temuan dan ditindaklanjuti oleh kepolisian. Tetapi memang belum banyak. Kita dorong untuk memperhatikan laporan PPATK," kata politikus PAN ini.
Panja juga berjanji akan menyambangi pengadilan pajak. Selain individu, banyak perusahaan yang terlibat mafia pajak ini.
"Karena pajak itu salah satu penerimaan vital untuk negara. Habis ini (kami) kita akan ke pengadilan pajak. Banyak juga perusahaan besar yang dilaporkan yang nilainya cukup fantasti triliunan rupiah," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: