Presiden SBY Tak Setuju PKL Digusur Seenaknya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/dede-zaki-mubarok-1'>DEDE ZAKI MUBAROK</a>
LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK
  • Kamis, 08 Maret 2012, 15:07 WIB
Presiden SBY Tak Setuju PKL Digusur Seenaknya
presiden sby/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan kepada aparatur pemerintah untuk tidak menggusur pedagang kaki lima (PKL) seenaknya.

"Saya tidak setuju, kalau pedagang kaki lima digusur-gusur. Karena pedagang kaki lima merupakan penopang perkenomian nasional," kata SBY dalam peringatan setahun Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dan peluncuran program Pemberdayaan PKL di Gedung SME Tower, Jakarta (Kamis, 8/3).

SBY menjelaskan, sampai saat ini telah bertambah 3,2 juta wirausahawan baru, sehingga pertumbuhan ekonomi nasional terus meningkat.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan menjelaskan, Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan program pemberdayaan PKL sebagai penopang dan pendobrak perekonomian Indonesia.

"Sebanyak 20 juta pedagang kaki lima di Indonesia merupakan penangggung ekonomi rakyat," ujarnya.

Menurutnya, pedagang kaki lima melalui asosiasi diharapkan secepatnya membentuk badan koperasi bagi pedagang kaki lima. Jika sudah terbentuk, maka ini merupakan koperasi terbesar di dunia. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA