Adalah anggota Komisi III Ahmad Yani menyemprot para pimpinan KPK yang hadir dalam rapat kerja (Raker) Komisi III DPR dengan KPK.
"Saya minta KPK untuk melibas siapapun yang berupaya menghambat menuntaskan kasus itu. Dari partai manapun, libas saja," kata Yani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/2).
Harusnya, imbuh politisi PPP ini, KPK bisa menuntaskan kasus ini dalam waktu satu bulan dari sekarang. "Ini karena semuanya sudah terang benderang," tegas Yani.
Melihat tensi Ahmad Yani meninggi, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad pun angkat suara. Ia berjanji tidak akan mempetieskan kasus skandal Bank Century.
"Kita tidak akan mempetieskan, kami tidak akan menghambat," janji Abraham.
Namun, Abraham meminta tambahan waktu dari Komisi III untuk menuntaskan kasus ini.
"Insya Allah (akan selesai). Tapi, janganlah saya dikasih waktu sebulan, tapi sampai akhir tahun inilah, sesuai kesimpulan Timwas Century," pinta Abraham.
Abraham beralasan, selain Century banyak kasus lain yang ditangani KPK.
"Ini hanya menyangkut bukti-bukti yang masih kita perlukan. Insyaallah tahun ini kita tingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan," ujarnya.
Mendengar penjelasan Abraham tersebut, anggota Komisi III dari Partai Golkar, Bambang Soesatyo pun menyahut. Katanya, apa susahnya meningkatkan status sebuah kasus dari penyelidikan ke penyidikan. "Kan bukti-buktinya sudah jelas, sesuai dengan hasul audit BPK," kata Bambang mempertanyakan.
[arp]