Adalah Ketua DPP Partai Demokrat Gede Pasek Suardika yang menyatakan keheranannya, kenapa Mahfud menyuruh Anas mundur.
"(Mahfud MD) Tidak usah banyak komentar, Kita (PD) punya aturan sendiri," kata Gede kala dihubungi
Rakyat Merdeka Online, Jumat (24/2).
Partai Demokrat, sambung Gede, tidak ingin mengambil keputusan hanya untuk penuhi syahwat orang lain, seperti Mahfud MD.
Gede pun meminta, Mahfud MD bekerja sebagai hakim konstitusi, mengingat saat ini Mahfud adalah Ketua MK.
"Kembalilah kepada pekerjaan kita masing-masing. Kalau Pak Mahfud ingin maju di Pilpes, maka dekatilah pimpinan-pimpinan Partai," tambahnya
Sebelumnya, pada Mukernas PPP, Kediri selasa, (22/2), Mahfud MD meenghimbau agar Anas Urbaningrum mundur dari kursi ketua umum DPP Partai Demokrat. Saran itu didasarkan atas etika atau fatsun politik yang dianutnya.
[arp]
BERITA TERKAIT: