Pebisnis papan atas Suriah bernama Faisal al Qudsi mengatakan bahwa langkah keras militer Suriah kepada warga hanya akan bertahan paling lama enam bulan lagi dan setelah itu jutaan orang akan turun ke jajalan-jalan. Militer, lanjutnya, lambat laun akan merasa lelah dan tidak akan bisa pergi kemana-mana
"Aparat di lingkungan pemerintahan lambat laun kemudian akan hancur dan tidak ada lagi kawasan yang menjadi sasaran seperti Homs, Idlib dan Deraa," ujar al Qudsi sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 19/2).
Untuk mencegah terjadinya kekuatan massa yang lebih besar di Suriah, ia menyarankan agar pihak yang bertikai di Suriah duduk bersama untuk membicarakan solusi yang terbaik bagi masa depan Suriah.
"Atau setidaknya untuk menghentikan aksi pembunuhan," tambah dia.
Namun demikian, al Qudsi menegaskan bahwa Presiden Bashar Al Assaddan dan para pengikutnya akan berjuang hingga sekuat tenaga karena mereka menganggap apa yang terjadi di Suriah ini adalh konsporasi universal untuk menggulingkan pemerintah Suriah.
[dem]
BERITA TERKAIT: